, ,

Bandar Lampung Cetak Investasi Rp2,73 Triliun di Semester I 2025

oleh -487 Dilihat

Bandar Lampung Di Atas Rata-Rata: Investasi Tembus Rp2,73 Triliun di Semester I 2025

Majalah Bandar Lampung– Bandar Lampung kembali menunjukkan denyut ekonominya yang semakin perkasa. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, realisasi investasi hingga akhir semester pertama tahun 2025 telah mencapai angka yang fantastis, yakni Rp2,73 triliun. Capaian ini telah menyentuh 86,61% dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp2,74 triliun, sebuah sinyal yang sangat positif bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Lompatan Signifikan Pasca Politik

Keberhasilan di paruh waktu 2025 ini terasa lebih bermakna ketika dibandingkan dengan realitas tahun sebelumnya. Plt. Kepala DPMPTSP Bandar Lampung, Andre, yang disampaikan melalui Jf Madya Penanaman Modal, Alinda Wati, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, realisasi investasi hanya mencapai Rp2 triliun dari target Rp3,2 triliun (sekitar 63%). “Hal itu karena tidak mencapai target, disebabkan karena masih musim politik,” jelas Alinda, seperti dikutip pada Kamis (2/10/2025).

Investasi Semester I 2025 di Bandar Lampung Capai Rp2,73 Triliun - SMARTNEWS.ID

 

Baca Juga: Sebuah Instruksi Tegas dari Walikota Eva Dwiana untuk Perang Melawan TBC di Bandar Lampung

Kondisi politik nasional yang biasanya diwarnai dengan ketidakpastian dan penundaan pengambilan keputusan, terbukti mempengaruhi laju investasi. Oleh karena itu, capaian 86,61% hanya dalam waktu enam bulan di 2025 tidak hanya menunjukkan pemulihan, tetapi juga sebuah akselerasi yang impressive. Ini mencerminkan kembali menggeliatnya kepercayaan investor pasca stabilnya situasi politik dan efektifnya strategi pemulihan yang dijalankan pemerintah daerah.

Dominasi PMDN dan Sinyal Kekuatan Lokal

Dari total realisasi Rp2,73 triliun tersebut, investasi dalam negeri (PMDN) masih menjadi tulang punggung utama, dengan kontribusi mencapai Rp2,109 triliun. Angka ini menunjukkan besarnya kepercayaan pelaku usaha domestik terhadap prospek ekonomi Bandar Lampung. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang Rp266 miliar, yang tetap menjadi pelengkap penting dalam transfer teknologi, manajemen, dan perluasan pasar internasional.

Dominasi PMDN ini adalah kabar gembira, karena menunjukkan bahwa pengusaha lokal dan domestik memiliki ketahanan dan optimisme yang tinggi, sekaligus menjadi buffer (penyangga) saat arus investasi global mengalami fluktuasi.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.