Kronologi Pencurian Bank Sparkasse Jerman, Pelaku Pakai Bor Rp 590 M Lenyap
Majalah bandar lampung — Kronologi Pencurian Bank Sparkasse Sebuah aksi pencurian besar-besaran terjadi di salah satu bank terbesar di Jerman, yaitu Sparkasse, yang menggegerkan warga Berlin dan dunia internasional. Dengan menggunakan teknologi canggih, seorang pelaku berhasil membobol brankas bank tersebut dan mencuri uang tunai senilai 590 juta euro (sekitar Rp 590 Miliar). Kejadian ini terjadi di tengah malam pada 31 Desember 2025, saat sebagian besar warga Jerman sedang merayakan Tahun Baru.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah metode yang digunakan pelaku, yaitu dengan menggunakan bor industri berdaya tinggi untuk menembus dinding brankas yang dilindungi dengan teknologi pengamanan paling canggih. Pelaku hingga kini belum ditemukan, dan kepolisian Jerman sedang melancarkan pencarian besar-besaran untuk mengungkap identitas dan jejak pelaku.
Kronologi Kejadian: Aksi Pencurian yang Terencana
Pencurian ini berlangsung dengan sangat hati-hati dan terencana, menunjukkan tingkat keahlian dan persiapan yang luar biasa dari pelaku. Berdasarkan informasi dari kepolisian Jerman, kejadian bermula pada malam Tahun Baru, saat bank Sparkasse yang terletak di pusat kota Berlin baru saja selesai melakukan penutupan operasional tahunan.
Saat semua sistem keamanan diperiksa dan dinonaktifkan untuk sementara waktu oleh petugas internal, pelaku berhasil mengakses ruang bawah tanah bank yang tidak terdeteksi oleh pengawasan eksternal. Di ruang tersebut, terdapat brankas berteknologi tinggi yang di dalamnya disimpan uang tunai dalam jumlah sangat besar.
Pelaku, yang diketahui menggunakan alat berat berupa bor industri, memulai aksinya dengan menggerinda dinding brankas yang terbuat dari bahan baja setebal beberapa inci. Proses ini memakan waktu berjam-jam dan berlangsung tanpa terdeteksi. Selain bor, pelaku juga menggunakan alat pemotong canggih untuk memotong bagian-bagian logam yang kuat.
Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 96S Muncul Lagi di Indonesia
Metode Canggih: Bor Industri yang Menembus Keamanan
Menurut penyelidikan sementara, bor industri yang digunakan pelaku memiliki daya dan ketajaman yang mampu menembus material baja yang telah diperkuat dengan teknologi anti-pencurian. Alat ini biasanya digunakan untuk pekerjaan konstruksi berat dan membutuhkan keahlian serta ketelitian dalam penggunaannya. Pencurian semacam ini sangat jarang terjadi, mengingat teknologi yang digunakan oleh Sparkasse untuk mengamankan brankasnya sudah dikenal sebagai yang paling canggih di dunia.
Proses boring dinding brankas berlangsung selama sekitar 6 jam, dan meskipun ada beberapa alarm yang mungkin diaktifkan, pelaku tampaknya berhasil menghentikan atau memanipulasi sistem alarm tersebut. Selama waktu tersebut, petugas keamanan bank tidak menyadari adanya penyusupan, dan hanya mengetahui peristiwa ini setelah pelaku berhasil mengakses ruang penyimpanan uang.
Pelaku Melarikan Diri Tanpa Jejak
Setelah berhasil membuka brankas dan mengambil 590 juta euro, pelaku dengan cepat menghilang. Berdasarkan rekaman CCTV yang ditemukan, pelaku menggunakan kendaraan khusus yang telah diparkir dekat dengan pintu belakang bank. Namun, setelah melakukan aksi pencurian, tidak ada tanda-tanda yang mengarah ke tempat persembunyian pelaku.
Keberhasilan pelaku dalam menghilang tanpa jejak membuat penyelidikan menjadi sangat rumit. Tidak ada saksi yang melihat siapa pelaku sebenarnya, dan meskipun rekaman kamera pengawas menunjukkan sosok seorang pria dengan pakaian pelindung lengkap, identitasnya masih menjadi misteri.
Pencarian Pelaku dan Investigasi Lanjutan
Kepolisian Berlin segera bergerak cepat setelah mengetahui kejadian ini dan mulai melakukan penyelidikan intensif. Mereka melibatkan berbagai ahli keamanan dan teknologi untuk mencoba mengidentifikasi metode yang digunakan pelaku, serta menganalisis jejak digital yang mungkin ditinggalkan oleh alat atau sistem yang digunakan.





